Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Saturday, 10 December 2011

Serbuan Maut (The Raid)

Lebih Dahsyat dari Merantau 


Sukses dengan film Merantau di tahun 2009 membuat sang sutradara Gareth H. Evans, segera membuat film aksi yang lebih menantang. Sutradara asal Inggris ini akan kembali menggandeng bintang-bintang di film Merantau untuk membuat film bertajuk Serbuan Maut (The Raid).
Serbuan Maut berkisah tentang pasukan khusus yang melakukan penyerbuan selama satu hari ke sebuah tempat bandar narkotika yang tidak tersentuh oleh aparat hukum. Dalam film ini sang sutradara akan menggabungkan beberapa seni beladiri di dalamnya. Seperti silat, judo dan taekwondo.

 “Sebelumnya saya belum pernah tahu tentang silat, setelah tahu menurut saya silat itu sangat menarik, karena unik dan berbeda. Tapi di film ini saya akan menggabungkan beberapa seni beladiri yang sudah ada seperti judo dan taekwondo,” jelas Gareth ketika berbicara saat jumpa pers di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/3).

Film produksi Merantau Films ini juga akan kembali dibintangi oleh Iko Uwais (Rama) dan Yayan Ruhian (Mad Dog) yang bermain di Merantau. Keduanya juga akan bertindak sebagai fighting choreographer bersama Gareth. Walau masih menampilkan beberapa muka lama, namun film ini dikabarkan akan lebih dahsyat dibandingkan Merantau.
“Unsur aksi di film Serbuan Maut akan lebih bervariasi, jika di film Merantau unsur figthingnya untuk bertahan hidup, di film ini akan lebih ke arah hidup dan mati, jadi akan lebih seru,” jelas produser film Serbuan Maut (The Raid) Ario Sagantoro.

 Selain seni beladiri, penggunaan senjata serbu seperti M.16 dan AK.47 juga akan digunakan di film ini. Proses produksi Serbuan Maut (The Raid) akan dimulai pada 14 Maret sampai akhir Mei 2011. Rencananya sebelum diputar di tanah air film ini akan diikutkan dalam beberapa festival internasional sebelum akhirnya dirilis di Indonesia pada Januari 2012.

Friday, 18 November 2011

Sineas muda anak-anak universitas fajar dalam kreativitas dan ide.

Kabarkami.com, menjelang semester akhir di universitas fajar makassar. Mahasiswa yang tergabung dalam fakultas ekonomi dan ilmu sosial, program studi komunikasi, konsentrasi broadcasting diwajibkan agar dapat membuat karya ilmiah yang salah satunya ialah dapat membuat karya berupa film fiksi yang berdurasi kurang lebih 10 menit dan bisa mempresentasikan karya tersebut kepada tim penguji yang ada dikampus UNIFA. Karena Film, bahkan fiksi sekalipun, dapat menciptakan realitas dalam kehidupan. 
Tingkat akhir, judul dari karya ilmiah berupa film fiksi yang dibuat oleh ichonk dan ririn mahasiswa angkatan 2007.  Berlatar cerita seorang mahasiswa yang sebentar lagi akan menyelesaikan skripsinya dengan  intervensi dari orangtuanya dan akhirnya  tidak punya pilihan lain selain harus menyelesaikan kuliahnya secepat mungkin dan harus mendapatkan nilai yang baik agar bisa membahagiakan kedua orang tuanya. Film fiksi garapan Ichonk dan ririn ini di bantu oleh iking sia sia sebagai tentornya, yang merupakan salah satu film fiksi yang unik dan penuh dengan pesan moral bagi mahasiswa.
 Film yang berdurasi 8 menit tersebut memilih lokasi syuting di kampus unifa makassar, di sekitaran Jln racing centre, Fly over dan tempat kos yang terdapat di Jln A.P.Pettarani III. Proses syuting pun memakan waktu 2 hari, setelah sebelumnya telah melakukan pemantapan skenario dan proses casting untuk para pemain di film fiksi 'Tingkat Akhir' karya Ichonk dan ririn. Dengan demikian para sineas muda yang terdapat di Universitas fajar tidak kalah dalam hal ide dan kreativitas.